Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Shalat Dan Manajemen Pemerintahan

Kamis, 05 April 2012


Tiap Kepala Daerah tentulah memiliki Visi dan Misi. Bahkan ia bisa menjadi bahan jualan kampanyenya. Visi berkaitan  dengan how to face the future and overcome the obtacles. Sedangkan Misi berkaitan dengan upaya bagaimana visi tersebut bisa diwujudkan. Yang satu bersifat filosofis idealis. Satu lagi bersifat teknis implementatis. Visi tanpa misi hanyalah sekedar mimpi. Dan misi tanpa visi akan menyebabkan seseorang kehilangan orientasi. Visi adalah ruh, dan misi adalah raga. Keduanya seperti dua sisi dari mata uang yang sama.

Readmore »»

Yahoo News : Nunun dan Nazarudin

Sabtu, 11 Juni 2011

Nunun dan Nazarudin, dua nama yang mencuat popularitasnya bukan karena punya prestasi yang spektakuler seperti para pejuang lingkungan yang mendapatkan penghargaan kalpataru, bukan pula karena perannya dalam merubah keadaan masyarakat ke arah yang lebih baik, tapi lagi-lagi, karena suap. Suap, uamg pelicin, uang amplop, dana kadeudeuh, atau apapun namanya telah menjelma menjadi makhluk gaib yang menjerumuskan banyak orang. Demikian banyak 

Readmore »»

Ya Allah, hatiku terasa pilu . . .

Selasa, 27 Juli 2010

Ya Allah, sudah demikian lama aku merasakan kepedihan. Aku ingin agar sebelum aku mati dapat menyaksikan bersatunya kelompok Sunni dan Syiah. Tetapi mungkinkah persatuan itu dapat terwujud dalam waktu yang dekat? Sungguh aku tak mengerti mengapa orang-orang syiah demikian membenci sebagian sahabat Rasulullah sampai-sampai di Iran sana tak ada orang tua yang mau memberikan nama kepada anak-anaknya dengan nama : Abu Bakar, Umar, Utsman, Aisyah atau Hafshah. Padahal mereka para sahabat yang mulia yang seluruh hidupnya dipergunakan untuk menjujnjung tinggi kalimah Allah, berjuang bersama beliau menegakkan kebenaran serta menjadi pilar kekuatan Islam. 

Readmore »»

Dana Aspirasi DAPIL : Jeruk makan jeruk

Rabu, 09 Juni 2010

Anggota DPR yang baik (kecuali yang tidak) tentulah berkeinginan memajukan daerah pemilihannya. Apalagi kalau daerahnya banyak tertinggal dari daerah lain baik dari sisi infra strukur yang ada, pengembangan potensi ekonomi, pelayanan pendidikan dan kesehatan maupun dari aspek sosial budayanya. Bisa dipastikan ketika masa kampanye ia  banyak menyampaikan janji kepada masyarakat pemilihnya untuk berbuat dan melakukan ini-itu kalau nanti terpilih. Dan karena untuk memenuhi janjinya itu tak mungkinlah ia membiayainya dari kantongnya sendiri, maka ia pun berjuang agar tiap anggota dewan mendapatkan dana aspirasi untuk masing-masing dapilnya sebesar 15 M. Dan total dana yang harus ditanggung APBN, di luar alokasi biaya yang sudah ditetapkan sebelumnya, berkisar sebesar 8,4 T. Jumlah yang aduhai yang pasti bikin ngiler para koruptor atau paling tidak, lumayanlah kalau dapat uang dengar atau ceu kokom alias komisi, bisa juga kompensasi, fee atau entahlah
nama yang pas untuk itu.

Readmore »»

 
 
 

lihat iklan, dapat duit !

 
Copyright © Sukses Dunia-Akhirat | Using Amoebaneo Theme | Bloggerized by Themescook | Redesign by Kang eNeS
Home | TOP