Tampilkan postingan dengan label Nyanyian Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nyanyian Alam. Tampilkan semua postingan

Balada Petani Desa

Senin, 21 Desember 2009

Maka burung-burung pun terbanglah dari sayapnya
ketika deru mesin gergaji tanda prahara
tumbangkan pohon dan membunuh anak-anak mereka
tak ada yang tersisa dari harimau jawa
selain tinggal namanya
monyet-monyet berlarian mencari suaka
elang mati kelelahan tak tahu mesti hinggap dimana
ular mati kelaparan tak tahu mesti makan apa
selain memangsa sesamanya atau dimangsa manusia
capung-capung mulai langka
kupu-kupu si rama-rama entah ada atau sudah tak ada
semantara di sawah tikus-tikus berpesta pora
memakan padi menggerogoti akar-akarnya

Readmore »»

Sang Penjaga Hutan

Selasa, 15 Desember 2009

Di tempat ini telah lama kurasakan
hilangnya cinta dan kesabaran
kicau burung, gemercik air mengalir
dan rimbunnya dedaunan
seolah kabar baik bahwa di sini
masih ada pohon-pohon yang bisa ditebang dan dikapalkan
Dolar melambai dari pucuk-pucuk jati
Ringgit tersenyum dari balik gergaji
sementara aku tak bisa menolak
karena bukan aku yang selama ini punya kuasa
meski batinku teriak dan berontak
Tetapi di sinilah sekarang aku hidup
di mana benar salah tak lagi penting
sebab pangkat dan uanglah ideologi utama

Readmore »»

Maka Bumi Pun Menangslah

Senin, 14 Desember 2009

Maka Menangislah...
anak-anakku tak lagi mengenal gunung,
pepohonan, sungai dan ikan-ikan
karena kehijauan telah lama tercabut
dari sanubari dan perasaan kita
dosa siapakah jika...
kemarau kian menyisakan kepedihan
di hati orang-orang yang antri untuk
sekedar mendapatkan air
dosa siapakah jika...
hujan yang turun sejak kemarin sore
bukan lagi berkah tersimpan
di akar akar pohon dan bebatuan
tapi menyeret dan menggusur

Readmore »»

 
 
 

lihat iklan, dapat duit !

 
Copyright © Sukses Dunia-Akhirat | Using Amoebaneo Theme | Bloggerized by Themescook | Redesign by Kang eNeS
Home | TOP